Arbi Sanit: PKS Tidak Berani Keluar Koalisi:
Hilangnya satu kursi menteri dari PKS menjadikan polemik dalam kontrak koalisi. Menurut pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit, PKS tidak akan berani keluar dari koalisi.
Jakarta - Hilangnya satu kursi menteri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadikan polemik dalam kontrak koalisi. Menurut pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit, PKS tidak akan berani keluar dari koalisi.
"Saya kira tidak berani keluar dari koalisi, karena itu kan akan memberi kerugian sendiri buat PKS," jelas Arbi saat dihubungi detikcom, Rabu (19/10/2011).
Menurut Arbi, kerugian yang akan dialami PKS jika keluar dari koalisi terletak pada dana. Selain itu, dengan adanya menteri PKS di kabinet, otomatis akan mendompleng partai tersebut dalam menyambut Pemilu 2014.
"Saya kira langkah PKS tetap di pemerintahan merupakan langkah yang bagus. Setidaknya mereka kan butuh dana untuk pemilu nanti," jelas Arbi.
Menurutnya, perubahan sikap PKS yang tidak berani keluar dari koalisi terlihat sejak pertemuan para petinggi PKS di Lembang, Selasa (18/10) lalu. Ia menilai, pertemuan tersebut mengubah sikap PKS untuk tidak keluar dari koalisi

Jakarta - Hilangnya satu kursi menteri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadikan polemik dalam kontrak koalisi. Menurut pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit, PKS tidak akan berani keluar dari koalisi.
"Saya kira tidak berani keluar dari koalisi, karena itu kan akan memberi kerugian sendiri buat PKS," jelas Arbi saat dihubungi detikcom, Rabu (19/10/2011).
Menurut Arbi, kerugian yang akan dialami PKS jika keluar dari koalisi terletak pada dana. Selain itu, dengan adanya menteri PKS di kabinet, otomatis akan mendompleng partai tersebut dalam menyambut Pemilu 2014.
"Saya kira langkah PKS tetap di pemerintahan merupakan langkah yang bagus. Setidaknya mereka kan butuh dana untuk pemilu nanti," jelas Arbi.
Menurutnya, perubahan sikap PKS yang tidak berani keluar dari koalisi terlihat sejak pertemuan para petinggi PKS di Lembang, Selasa (18/10) lalu. Ia menilai, pertemuan tersebut mengubah sikap PKS untuk tidak keluar dari koalisi
No comments:
Post a Comment